#
Anda membaca...
Komputer

VoIP


Pernah coba telepon temen pakai VoIP (Voice Over Internet Protocol) ? 😀

VoIP

Kalo belum pernah coba, please… dicoba deh! Murah banget, soalnya koneksi pakai internet. Kalo ngga percaya, coba aja sendiri… he he he

Buat referensi kalau mau nyoba, bisa lihat di VoIP rakyat atau wikipedia seputar VoIP, baik cara penggunaan, akses yang digunakan, maupun tools yang digunakan buat telepon pakai akses VoIP. Semua lengkap!

Syarat yang diperlukan untuk koneksi adalah bandwidth yang digunakan untuk berkomunikasi voice bandwidth yang perlu disediakan adalah sebesar minimal 32kbps up dan 32kbps down per channel. Trus Apabila anda memiliki bandwidth maksimum 32 kbps up dan 32 kbps down untuk VoIP dan menggunakan media wireless, DSL atau dialup maka direkomendasikan adalah codec GSM atau codec iLBC. Tetapi apabila bandwidth anda tersedia >= 128 kbps up dan >=128 kbps down untuk VoIP maka sebaiknya anda gunakan codec G711u (PCMU). Menggunakan codec G711u akan meningkatkan kualitas suara saat berkomunikasi, suara lebih jernih dan delay sangat rendah.

Oke, selamat mencoba dan mencari fasilitas VoIP di net dech…. 🙂

Iklan

About devry

Just the way I am

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Other Languages?

Tentang Blog Ini?

Semua tulisan sederhana pada blog ini merupakan tulisan personal bersifat Open Source. Terbuka bagi semua netter untuk pembelajaran kita bersama. Terutama bagi netter yang suka membaca, mencari dan menambah informasi serta wawasan yang membuka cakrawala dunia di internet. SEMOGA BERMANFAAT...

Total Track?

  • 1,288,428 visitors

Sharing This Blog?

Info Track?

%d blogger menyukai ini: