#
Anda membaca...
Catatan

Petuah Bijak


Bila sedang sendiri, di malam yang sepi dan sunyi, sambil merenung seorang diri di rumah ( saat mantan pacar dan anak-anak sudah bobo… ) pikiran gw kadang flash back kembali ke masa-masa saat sekolah atau kuliah dulu. Ketika seorang diri, merantau di kota lain yang jauh dari kota kampung halaman. Gw selalu mengingat kembali petuah bijak yang pernah disampaikan orang tua gw, yang selalu mengatakan “Tuntutlah ilmu untuk bekal masa depanmu nanti, Lik*!” ( *Lik, nama panggilan kesayangan gw yang biasa dipakai orang tua gw ) ๐Ÿ™‚

devrywordpresscom_petuahbijak.jpg

Sampai sekarang gw selalu mencerna baik-baik petuah bijak yang selalu disampaikan orang tua gw. Kadang kala pikiran gw melayang kembali pada saat-saat masa prihatin, jauh dari orang tua dan sanak keluarga, hidup dengan uang saku yang pas-pasan, dan serba dengan keprihatinan hidup. Gw teringat kembali kata-kata orang tua gw, yang selalu menyarankan untuk sekolah dan kuliah dengan baik, untuk masa depan.

Bila gw renungkan kembali, petuah bijak orang tua gw tersebut, gw merasakan hikmah dari apa yang telah disarankan dan dari doa orang tua gw. Ternyata memang apa yang mereka katakan, telah gw alami di masa-masa dewasa sekarang ini. Ilmu yang bermanfaat, serta pengalaman tentang asam garam kehidupan membuat kita semakin dewasa, dan memahami pentingnya ilmu bagi kehidupan.

Alhamdulilah… saat kuliah di sebuah universitas negeri, dengan uang saku yang pas-pasan bagi anak kost, gw bisa mendapatkan beasiswa untuk menambah biaya kuliah. Kemudian di saat merantau bekerja di kota-kota besar di pulau Jawa, gw bisa mandiri dan hidup dengan layak, sampai bertemu dengan tambatan hati di Jakarta ๐Ÿ˜‰

Dan di saat sekarang, setelah mempunyai keluarga kecil yang terkasih, petuah bijak tersebut masih gw camkan baik-baik, dan sebagai orang tua juga, gw berikan dengan pengertian kepada anak-anak gw yang tersayang.

Setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya baik, berhasil, dan bahagia, bukan? Dan setiap orang tua juga pasti mempunyai petuah bijak yang diberikan kepada anak-anaknya. Nah, apakah kamu mendengarkan petuah bijak dari orang tuamu? ๐Ÿ˜‰

Iklan

About devry

Just the way I am

Diskusi

2 thoughts on “Petuah Bijak

  1. ikut setuju ah..
    mau gimana2 ortu itu lebih punya pengalaman dan lebih bijaksana so..
    nasehatnya perlu kita ingat 2

    Posted by yohanes sam surya | 10 November 2008, 3:28 pm
  2. setuju, mas…

    kalo bapak saya dulu bilang kalo benci sama orang ya jangan benci-benci banget…kalo suka ya jangan suka-suka banget…soalnya belum tentu yang kita benci itu akan jadi musuh kita…

    bener banget… ๐Ÿ˜ฎ

    Posted by wennyaulia | 31 Januari 2008, 11:00 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Other Languages?

Tentang Blog Ini?

Semua tulisan sederhana pada blog ini merupakan tulisan personal bersifat Open Source. Terbuka bagi semua netter untuk pembelajaran kita bersama. Terutama bagi netter yang suka membaca, mencari dan menambah informasi serta wawasan yang membuka cakrawala dunia di internet. SEMOGA BERMANFAAT...

Total Track?

  • 1,287,095 visitors

Sharing This Blog?

Info Track?

%d blogger menyukai ini: